BLOGGER TEMPLATES - TWITTER BACKGROUNDS

Tuesday, January 12, 2010

IsLaM

Untuk pengetahuan semua, di antara keistimewaan agama Islam adalah terletak pada namanya.Indahnya nama agama ini bukan berasal dari nama pendirinya atau nama tempat penyebarannya. Tetapi, menunjukkan sikap dan sifat pemeluknya terhadap Allah yakni tuhan sekelian alam. Islam juga bukan ditujukan untuk seseorang, bukan pula sesuatu masyarakat, atau bangsa, tapi Allah S.W.T , Pencipta alam semesta dan segala isinya. Oleh itu, Islam sudah dikenal sejak sebelum kedatangan Baginda Nabi Muhammad s.a.w. dengan nama yang diberikan Allah.

Islam berasal dari kata salima yuslimu istislaam (tunduk atau patuh) selain yaslamu salaam (selamat, sejahtera atau damai). Menurut bahasa Arab, pecahan kata Islam mengandung pengertian: islamul wajh (ikhlas menyerahkan diri kepada Allah), istislama (tunduk secara menyeluruh kepada Allah), salaamah atau saliim (suci dan bersih), salaam (selamat sejahtera), dan silm (tenang dan damai). Secara terperinci Islam dapat kita ertikan sebagai tunduk dan menerima segala perintah dan larangan Allah yang terdapat dalam wahyu yang diturunkan oleh Allah kepada para Nabi dan Rasul yang terhimpun di dalam Al-quran dan As-Sunnah. Manusia yang menerima dan penganut ajaran Islam disebut MUSLIM. Seorang muslim mengikuti ajaran Islam secara menyeluruh dan perbuatannya membawa perdamaian dan keselamatan bagi manusia. Dia terikat untuk mengimani, menghayati, dan mengamalkan Al-quran dan Sunnah. Kalimatul Islam (kata Al-Islam) mengandungi pengertian dan prinsip-prinsip yang dapat didefinisikan secara terpisah.
RAHSIA ISLAM DI SEBALIK NAMANYA
1. Islam adalah Ketundukan Allah menciptakan alam semesta, kemudian menetapkan manusia sebagai hambaNya yang paling besar perannya di muka bumi. Manusia berinteraksi dengan sesamanya, dengan alam semesta di sekitarnya, kemudian berusaha mencari jalan untuk kembali kepada Penciptanya. Tatkala salah berinteraksi dengan Allah, kebanyakan manusia beranggapan alam sebagai Tuhannya sehingga mereka menyembah sesuatu dari alam. Ada yang menduga sehingga banyak di antara mereka yang tersesat. Ajaran yang benar adalah ikhlas berserah diri kepada Pencipta alam yang kepadaNya alam tunduk patuh berserah diri. Maka, Islam identik dengan ketundukan kepada sunnatullah yang terdapat di alam semesta (tidak tertulis) maupun Kitabullah yang tertulis (Alquran).
2. Islam adalah Wahyu Allah,YAKNI Dengan kasih sayangnya, Allah menurunkan Ad-Dien (aturan hidup) kepada manusia. Tujuanya agar manusia hidup teratur dan menemukan jalan yang benar menuju Tuhannya(IH DINAS SIRO TOL MUSTAQQIM). Aturan itu meliputi seluruh bidang kehidupan: politik, hukum, sosial, budaya, dan sebagainya. Dengan demikian, manusia akan tenteram dan damai, hidup rukun dan bahagia dengan sesamanya dalam naungan redha Tuhannya. (Al-Baqarah: 38) Kerana kebijaksanaanNya, Allah tidak menurunkan banyak agama. Allah hanya menurunkan Islam. Agama selain Islam tidak diakui di sisi Allah dan akan merugikan penganutnya di akhirat nanti. Sebagaimana firman Allah, "Sesungguhnya Ad-Dien yang diredhai di sisi Allah hanyalah Islam." Sebab, Islam merupakan satu-satunya agama yang bersandar kepada wahyu Allah secara murni. Ertinya, seluruh sumber nilai dari nilai agama ini adalah wahyu yang Allah turunkan kepada para RasulNya terdahulu. Dengan kata lain, setiap Nabi adalah muslim dan mengajak kepada ajaran Islam. Ada pun agama-agama yang lain seperti Yahudi dan Nasrani adalah penyimpangan dari ajaran wahyu yang dibawa oleh para nabi tersebut.
3. Islam adalah Agama Para Nabi dan Rasul Perhatikan kesaksian Al-quran bahwa Nabi Ibrahim adalah muslim, bukan Yahudi atau pun Nasrani. Nabi-nabi lain pun mendakwahkan ajaran Islam kepada manusia. Mereka mengajarkan agama sebagaimana yang dibawa Nabi Muhammad S.A.W. Hanya bezanya sahaja, dari segi syariat (hukum dan aturan) belum selengkap yang diajarkan Nabi junjungan besar manusia Muhammad S.A.W. Tetapi, ajaran prinsip-prinsip keimanan dan akhlaknya sama. Baginda Nabi Muhammad S.A.W. datang menyempurnakan ajaran para Rasul, menghapus syariat yang tidak sesuai dan menggantinya dengan syariat yang baru. Menurut pandangan Al-quran, agama Nasrani yang ada sekarang ini adalah penyimpangan dari ajaran Islam yang dibawa Nabi Isa a.s. Nama agama ini sesuai nama suku yang mengembangkannya. Isinya jauh dari Kitab Injil yang diajarkan Isa a.s.. Agama Yahudi pun telah menyimpang dari ajaran Islam yang dibawa Nabi Musa a.s.. Diberi nama dengan nama salah satu Suku Bani Israil, Yahudi iaitu kaum yang paling lama kekal di muka bumi ini. Kitab Suci Taurat mereka campur aduk dengan pemikiran para pendeta dan ajarannya ditinggalkan.
4. Islam adalah Hukum-hukum Allah di dalam Alquran dan Sunnah Orang yang ingin melihat Islam hendaknya melihat Kitabullah Alquran dan Sunnah Rasulullah. Keduanya, menjadi sumber nilai dan sumber hukum ajaran Islam. Islam tidak dapat dilihat pada perilaku penganut-penganutnya, kecuali pada pribadi Rasulullah S.A.W. dan para sahabat beliau. Nabi Muhammad S.A.W. bersifat ma'shum (terpelihara dari kesalahan) dalam mengamalkan Islam. Beliau membangun masyarakat Islam yang terdiri dari para sahabat Nabi Muhammad saw yang langsung terpelihara perilakunya oleh Allah dan RasulNya. Jadi, para sahabat Nabi tidaklah ma'shum bagaimana Nabi, tapi mereka istimewa kerana merupakan pribadi-pribadi didikan langsung Nabi Muhammad S.A.W. Islam adalah akidah dan ibadah, tanah air dan penduduk, rohani dan amal, Al-quran dan pedang sebagaimana telah dibuktikan dalam hidup Nabi, para sahabat, dan para pengikut mereka yang setia sepanjang zaman.
5. Islam adalah Jalan Allah Yang Lurus Islam merupakan satu-satunya pedoman hidup bagi seorang muslim. Baginya, tidak ada agama lain yang benar selain Islam. Kerana ini merupakan jalan Allah yang lurus yang diberikan kepada orang-orang yang diberi nikmat oleh Allah.
6. Islam Pembawa Keselamatan Dunia dan Akhirat Sebagaimana sifatnya yang bermakna selamat sejahtera, Islam menyelamatkan hidup manusia di dunia dan di akhirat. Keselamatan dunia adalah kebersihan hati dari noda syirik dan kerosakan jiwa. Sedangkan keselamatan akhirat adalah masuk syurga yang disebut Daarus Salaam. Allah menyeru (manusia) ke Daarus Salaam (surga), dan menunjuki orang yang dikehendakiNya kepada jalan yang lurus (Islam).
Dengan enam prinsip di atas kita dapat memahami kemuliaan dan keagungan ajaran agama Allah ini. Nabi Muhammad saw. bersabda, "Islam itu tinggi dan tidak ada kerendahan di dalamnya." Sebagai ajaran, Islam tidak terkalahkan oleh agama lain. Maka, setiap muslim wajib meyakini kelebihan Islam dari agama lain atau ajaran hidup yang lain. Allah sendiri memberi jaminan.

0 comments: